ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Kata
“administrasi” berasal dari bahasa latin yang terdiri atas kata ad dan ministrare. Kata ad dalam
bahasa inggris yang berarti “ke” atau “kepada”. Dan ministrare sama arinya dengan kata in serve atau to conduct yang
berarti “melayani”, “membantu”, atau “mengarahkan”. Dalam bahasa inggris to administer berarti pula “mengatur”,
“memelihara” dan “mengarahkan”. Sedangkan menurut KBBI di jelaskan bahwasanya
administrasi adalah usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta
penetapan cara-cara penyelengaraan pembinaan organisasi. Jadi,
kata “administrasi” dapat diartikan sebagai suatu kegiatan atau usaha untuk
membantu, melayani, mengarahkan , atau mengatur semua kegiatan dalam mencapai
suatu tujuan.
Setelah
mengetahui definisi administrasi perlu kita ketahui pula arti kata
“pendidikan”. Kata pendidikan berasal dari kata “didik” yang mendapat imbuan pe
dan an yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan)
mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran . maka dapat disimpulkan kata pendidikan
menurut KBBI adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseoran atau
kelompok orang di usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan
pelatihan, proses, cara, perbuatan mendidik.
Dalam
buku Kurikulum, Usaha-usaha Perbaikan dalam Bidang Pendidikan dan Admiistrasi
Penidikan dari Departemen P dan K, merumuskan tentang administrasi sebagai
berikut: “Administrasi Pendidikan adalah suatu proses keseluruhan , kegiatan
bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi: perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, pelaporan, pengkoordinasian, pngawasan, dan pembiayaan, dengan
mengguanakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersedia, baik personel,
materiil, maupun spiritual, untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan
efisien, ”
Atau
secara lebih singkat dapat juga dikatakan: Administrasi Pendidikan ialah
pembinaan, pengawasan, dan pelaksanaan dari segala sesuatu yang berhubungan
dengan urusan-urusan sekolah.
Di
dalam Dictionary of Education karangan Good Carter V., Edisi kedua 1959,
dinyatakan: “ Administrasi pendidikan adalah segenap tekhnik dan prosedur yang
dipergunakan dalam penyelenggaraan lembaga pendidikan sesuai dengan kebijakan
yang telah ditentukan.
Hampir
sama dengan yang dikemukakan oleh Carter, Septhen G. Knezevich dalam bukunya;
Administrasi of Puclic Education, 1962, mengemukakan: “Administrasi pendidikan
adalah suatu proses yang berurusan dengan penciptaan, pemeliharaan, stimulasi
dan penyatuan tenaga-tenaga dalam suatu lembaga pendidikan dalam usaha
merealisasikan tujuan-tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.”
Dari
beberapa pendapat diatas dapat kita simpilkan bahwa admnistrasi pendidikan
adalah usaha atau kegiatan yang mengatur keseluruhan penyelenggaraan lembaga
pendidikan untuk mencapai suatu tujuan.
Setelah
kita ketahui beberapa definisi administrasi pendidikan yang telah di kemukakan
di atas ternyata bahwa didalam setiap kegiatan administrasi terdapat beberapa
unsur yang selalu kait mengait satu sama lain.
Beberapa
unsur pokok di dalam administrasi yang dimaksud ialah:
1.
Adanya sekelompok manusia (sedikitnya dua orang)
2.
Adanya tujuan yang hendak dicapai bersama.
3.
Adanya tugas atau fungsi yang harus dilaksanakan (kegiatan kerja sama)
4.
Adanya peralatan dan perlengkapan yang diperlukan.
Semua
unsur tersebut harus diatur dan dikelola sedemikian rupa sehingga mengarah
kepada tercapainya tujuan pendidikan yang telah di tentukan.
Adminitrasi
akan berhasil baik apabila didasarkan atas dasar-dasar yang tepat. Dasar. Dasar
diartikan sebagai suatu kebenaran yang fundemental yang dapat dipergunakan
sebagai landasan dan pedoman bertindak dalam kehidupan bermasyarakat. Disini
akan dipaparkan beberapa dasar administrasi diantaranya:
1.
Prinsip efisien
2.
Prinsip pengelolaan.
3.
Prinsip pengutamaan tugas pengelolaan.
4.
Prinsip kepemimpinan yang efektif
5.
Prinsip kerjasama/
Adapun
tujuan dari administrasi pendidikan tentu kita sudah dapat membayangkan
mengenai apa yang menjadi tujuan administrasi tersebut. Tujuan tidak lain
adalah agar semua kegiatan itu mendukung tercapainya dengan baik dan
teratur.Menurut Sergiovanny dan Carver ada empat tujuan adminisrasi yaitu:
efektifitas produksi, efesiensi, kemampuan menyesuaikan diri, dan kepuasan
kerja.
Administrasi
pendidikan semakin lama dirasakan semakin rumit karena pendidikan juga
menyangkut masyarakat atau orang tua murid. Yang terlibat langsung dalam
pendidikan itu. Oleh karena itu apabila administrasi ini semakin membaik baik,
maka semakin yakin pula tujuan pendidikan itu akan tercapai degan baik.
Sudah
kita ketahui tentang administrasi pendidikan, perlu juga kita ketahui istilah
lain yang hampir sama artinya dengan administrasi pendidikan yaitu manajemen.
Hanya dewasa ini, istilah manajemen lebih terkenal dan umum dipakai di dalam
dunia perusahaan atau ekonomi dari pada di dalam dunia pendidikan.
Kata
manajemen menurut etimologi adalah mengatur, manajemen secara umum adalah suatu
proses perencanaan, penyusuan, pelaksanaan, dan pengawasan, dalam mengelola
segala sumber daya yang berupa manusia, uang, material, metode, mesin, market,
waktu, dan informasi, untuk mencapaitujuan dengan efektif dan efisien dalam
bidang pendidikan.
Manajemen
bidang pendidikan dalam suatu bisnis atau perusahaan dilaksanakan secara
langsung oleh manajer pendidikan untuk mewujudkan pelaksanaan aktivitas
pendidikan yang sesuai target.Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan
keteraturan pelaksanaan sumber daya perusahaan.
Dari
pengetahuan tentang administrasi dan manajemen kita bisa membedakan antara
keduanya yaitu administrasi pengelolaanya dapat dikerjakan secara kerjasama
sedangkan manajemen pengelolaannya dapat dikerjakan secara langsung oleh satu
orang yang biasa dikatakan dengan seorang manajer. Oleh karena itu kita dapat
memahami persamaan dan perbedaanya.