Thursday, 14 March 2019

ADMINISTRASI PENDIDIKAN


ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Kata “administrasi” berasal dari bahasa latin yang terdiri atas kata ad dan ministrare. Kata ad dalam bahasa inggris yang berarti “ke” atau “kepada”. Dan ministrare sama arinya dengan kata in serve atau to conduct yang berarti “melayani”, “membantu”, atau “mengarahkan”. Dalam bahasa inggris to administer berarti pula “mengatur”, “memelihara” dan “mengarahkan”. Sedangkan menurut KBBI di jelaskan bahwasanya administrasi adalah usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelengaraan pembinaan organisasi. Jadi, kata “administrasi” dapat diartikan sebagai suatu kegiatan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan , atau mengatur semua kegiatan dalam mencapai suatu tujuan.
Setelah mengetahui definisi administrasi perlu kita ketahui pula arti kata “pendidikan”. Kata pendidikan berasal dari kata “didik” yang mendapat imbuan pe dan an yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran . maka dapat disimpulkan kata pendidikan menurut KBBI adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseoran atau kelompok orang di usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara, perbuatan mendidik.
Dalam buku Kurikulum, Usaha-usaha Perbaikan dalam Bidang Pendidikan dan Admiistrasi Penidikan dari Departemen P dan K, merumuskan tentang administrasi sebagai berikut: “Administrasi Pendidikan adalah suatu proses keseluruhan , kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaporan, pengkoordinasian, pngawasan, dan pembiayaan, dengan mengguanakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersedia, baik personel, materiil, maupun spiritual, untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien, ”
Atau secara lebih singkat dapat juga dikatakan: Administrasi Pendidikan ialah pembinaan, pengawasan, dan pelaksanaan dari segala sesuatu yang berhubungan dengan urusan-urusan sekolah.
Di dalam Dictionary of Education karangan Good Carter V., Edisi kedua 1959, dinyatakan: “ Administrasi pendidikan adalah segenap tekhnik dan prosedur yang dipergunakan dalam penyelenggaraan lembaga pendidikan sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan.
Hampir sama dengan yang dikemukakan oleh Carter, Septhen G. Knezevich dalam bukunya; Administrasi of Puclic Education, 1962, mengemukakan: “Administrasi pendidikan adalah suatu proses yang berurusan dengan penciptaan, pemeliharaan, stimulasi dan penyatuan tenaga-tenaga dalam suatu lembaga pendidikan dalam usaha merealisasikan tujuan-tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.”
Dari beberapa pendapat diatas dapat kita simpilkan bahwa admnistrasi pendidikan adalah usaha atau kegiatan yang mengatur keseluruhan penyelenggaraan lembaga pendidikan untuk mencapai suatu tujuan.
Setelah kita ketahui beberapa definisi administrasi pendidikan yang telah di kemukakan di atas ternyata bahwa didalam setiap kegiatan administrasi terdapat beberapa unsur yang selalu kait mengait satu sama lain.
Beberapa unsur pokok di dalam administrasi yang dimaksud ialah:
1. Adanya sekelompok manusia (sedikitnya dua orang)
2. Adanya tujuan yang hendak dicapai bersama.
3. Adanya tugas atau fungsi yang harus dilaksanakan (kegiatan kerja sama)
4. Adanya peralatan dan perlengkapan yang diperlukan.
Semua unsur tersebut harus diatur dan dikelola sedemikian rupa sehingga mengarah kepada tercapainya tujuan pendidikan yang telah di tentukan.
Adminitrasi akan berhasil baik apabila didasarkan atas dasar-dasar yang tepat. Dasar. Dasar diartikan sebagai suatu kebenaran yang fundemental yang dapat dipergunakan sebagai landasan dan pedoman bertindak dalam kehidupan bermasyarakat. Disini akan dipaparkan beberapa dasar administrasi diantaranya:
1. Prinsip efisien
2. Prinsip pengelolaan.
3. Prinsip pengutamaan tugas pengelolaan.
4. Prinsip kepemimpinan yang efektif
5. Prinsip kerjasama/
Adapun tujuan dari administrasi pendidikan tentu kita sudah dapat membayangkan mengenai apa yang menjadi tujuan administrasi tersebut. Tujuan tidak lain adalah agar semua kegiatan itu mendukung tercapainya dengan baik dan teratur.Menurut Sergiovanny dan Carver ada empat tujuan adminisrasi yaitu: efektifitas produksi, efesiensi, kemampuan menyesuaikan diri, dan kepuasan kerja.
Administrasi pendidikan semakin lama dirasakan semakin rumit karena pendidikan juga menyangkut masyarakat atau orang tua murid. Yang terlibat langsung dalam pendidikan itu. Oleh karena itu apabila administrasi ini semakin membaik baik, maka semakin yakin pula tujuan pendidikan itu akan tercapai degan baik.
Sudah kita ketahui tentang administrasi pendidikan, perlu juga kita ketahui istilah lain yang hampir sama artinya dengan administrasi pendidikan yaitu manajemen. Hanya dewasa ini, istilah manajemen lebih terkenal dan umum dipakai di dalam dunia perusahaan atau ekonomi dari pada di dalam dunia pendidikan.
Kata manajemen menurut etimologi adalah mengatur, manajemen secara umum adalah suatu proses perencanaan, penyusuan, pelaksanaan, dan pengawasan, dalam mengelola segala sumber daya yang berupa manusia, uang, material, metode, mesin, market, waktu, dan informasi, untuk mencapaitujuan dengan efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
Manajemen bidang pendidikan dalam suatu bisnis atau perusahaan dilaksanakan secara langsung oleh manajer pendidikan untuk mewujudkan pelaksanaan aktivitas pendidikan yang sesuai target.Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan keteraturan pelaksanaan sumber daya perusahaan.

Dari pengetahuan tentang administrasi dan manajemen kita bisa membedakan antara keduanya yaitu administrasi pengelolaanya dapat dikerjakan secara kerjasama sedangkan manajemen pengelolaannya dapat dikerjakan secara langsung oleh satu orang yang biasa dikatakan dengan seorang manajer. Oleh karena itu kita dapat memahami persamaan dan perbedaanya.