KLIPING PENJASKES
TENIS
MEJA
Disusun Oleh :
Nama
: Maratus Sholihah
Kelas : IX C
MTS AZZUBAIR
TAHUN PELAJARAN 2018 / 2019
1. Sejarah Tenis Meja
Tenis meja,
atau ping pong (sebuah merek dagang), adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal)
atau dua pasangan (untuk ganda) yang
berlawanan. Di Tiongkok, nama resmi olahraga ini ialah "bola ping
pong" . Pada Olimpiade Seoul 1988, tenis meja dipertandingkan untuk
pertama kalinya diajang olahraga yang paling prestisius itu. Tenis meja menjadi
sumber inspirasi bagi PONG, sebuah video game terkenal yang dirilis tahun 1972.
Pada awal 1970-an, para pemain tenis meja Amerika Serikat diundang ikut serta dalam
sebuah turnamen di Tiongkok. Peristiwa ini mencairkan ketegangan hubungan antara
kedua negara. Pada Kejuaraan Dunia 1936 di Praha, dua pemain yang saling
menerapkan pola bertahan/defensif membutuhkan waktu lebih dari satu jam demi
meraih satu poin. Uni Soviet melarang penduduknya bermain tenis meja pada 1930
hingga 1950 dengan alasan olahraga tersebut berbahaya bagi mata manusia.
2.
Lapangan Tenis Meja
Lapangan tenis dibagi
oleh sebuah jarring. Lapangan dan beberapa seginya dipisahkan dengan
gatis-garis putih yang merupakan bagian dari lapangan tempat bermain tenis.
Sebuah bola yang dipukul di luar lapangan (meski tidak menyentuh garis)
dikatakan telah keluar dan memberi lawan sebuah nilai.
3. Peraturan Tenis Meja
Peraturan atau aturan di dalam olah
raga Tenis Meja
a. Meja
Permukaan atas meja yang secara umum
diistilahkan sebagai ” Playing surface” harus berbentuk segi empat dengan
ukuran panjang 2,74 meter dan lebar 15,25 meter. Permukaan ini harus terletak
horisontal pada ketinggian 760 mm di atas lantai.Permukaan atas meja dapat
terbuat dari material apapun juga, asalkan kemungkinan pantulan bola setinggi
220 sampai 250 mm dengan menggunakan bola standar (sebaiknya yang jenis medium)
dan dijatuhkan dari ketinggian 305 mm dari atas permukaan meja.Permukaan meja
ini harus berwarna gelap, kalau mungkin hijau tua. Permukaan meja ini tidak
boleh berkilat dan dibatasi dengan garis putih sebesar 20 mm di semua sisinya.
·
Garis putih yang membatasi lebar
permukaan meja sepanjang 1,525 meter akan diberi nama ” batas akhir” (endlines)
·
Garis putih yang membatasi panjang
permukaan meja sepanjang 2,74 meter akan diberi nama ” batas sisi” ( side
lines).
b. Net
·
Permukaan meja akan dibagi menjadi dua
sisi dengan ukuran yang sama dengan perantaraan sebuah ” jaring” (net) yang
pararel dengan batas akhir meja tersebut.
·
Net ini akan ditegangkan oleh tali yang
diikat pada kedua belah sisi pada sebuah tiang penyangga setinggi 152,5 mm,
sedangkan batas sisi dari kedua tiang penyangga harus berjarak 152,5 mm dari
batas sisi permukaan meja.
c. Bola
d. Bet atau raket
a. Ukuran raket bebas, demikian juga
bentuk dan beratnya.
b. Blade” ( bagian raket yang bundar,
dengan maka kita memukul bola) harus terbuat dari kayu seluruhnya, rata
tebalnya , datar dan kaku.
c. Bagian permukaan dari setiap sisi
black tersebut, dipakai ataupun tidak dipakai untuk memukul bola, harus
berwarna gelap suram setiap pinggiran atas hiasan dipinggir blade tidak
berwarna putih atau berrefleksi.
4. Cara Bermain
·
Permainan
Tunggal
1.
Setiap bola mati menghasilkan nilai
satu.
2.
Servis berganti pemain setiap mencapai
poin kelipatan 2.
3.
Pemegang servis bebas menempatkan bola
dari segala penjuru lapangan.
4.
Permainan satu set berakhir apabila
pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali
kemenangan set.
5.
Apabila terjadi deuce, permainan
berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 15-13, 18-16
·
Permainan
Ganda
1.
Setiap bola mati menghasilkan nilai
satu.
2.
Servis bergantian setiap poin kelipatan
2.
3.
Pemain bergantian menerima bola dari
lawan.
4.
Pemegang servis hanya bisa menempatkan
bola ke ruang kamar sebelah kanan lawan.
5.
Permainan satu set berakhir apabila
pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali
kemenangan set.
6.
Apabila terjadi deuce, permainan
berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 13-11, 15-17
6. Teknik Bermain
·
Forehand: sebuah pukulan di mana
telapak tangan yang memegang raket dihadapkan ke depan.
·
Backhand: sebuah pukulan di mana
punggung tangan yang memegang raket dihadapkan ke depan.
·
Groundstroke: sebuah pukulan panjang
yang membutuhkan seluas lapangan.
·
Slice: sebuah pukulan pada permainan
tenis.
·
Smash: sebuah pukulan keras yang
menghantam sebuah bola tanpa menyentuh tanah di atas kepala dan diarahkan ke
lapangan sang lawan.
7. Kesimpulan
Bermain tennis meja ada
dua tenaga yang paling mendasar; yang satu adalah tenaga pukulan membentur bola
yamg lebih di kenal dengan sebutan memukul, dan yang satunya lagi adalah tenga
pergesekan yang lebih di kenal dengan sebutan mengesek bola. Selain bola yang
tinggi dekat net., dapat di pukul secara ringkas, memukul bola-bola yang lainya
harus dilengkapi dengan gesekan.